Ujian Akhir semester Immunologi dan Serologi
Nama : Indis Hilwa Rohmahdana Nim : G1E121057 Kelas : A Soal 1. Jelaskan mengapa ada perbedaan antara maturasi sel limfosit T dan maturasi sel limfosit B. lalu bagaimana peran maturasi sel limfosit T dan B dalam mempertahankan imunitas? dan berikan contohnya. Link jawaban: https://youtu.be/Hrvlts7v148?si=hyQwC-nMimX7yJ6C 2. Bagaimana peran farmasis dalam siklus manajemen obat pasien pasca transplantasi untuk meminimalkan efek samping dan berikan contohnya. Link jawaban: https://youtu.be/yMl4XcI74bY?si=9eI8A_SsTqO-dVW8 3. Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19. Link jawaban: https://youtu.be/pGsnzGbWIlE?si=GXSrqJCEy7Yv6zLU 4. Bagaimana mekanisme kerja agen imunoterapi dalam merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, dan berikan contohnya. Link jawaban: https://youtu.be/sREOaZmD_TM?si=o0J1zwvj7vhbNDBb
Dari penjelasan anda bahwa Antosianin itu senyawa yang bisa sebagai Antioksidan dan belum membuktikan kestabilan dan keberadaan dari Antioksidan.
BalasHapusDari jurnal yang saya baca dikatakan bahwasanya
*antosianin juga dipercaya sebagai antioksidan.
Struktur kimia antosianin cenderung kurang stabil dan mudah mengalami
degradasi"
Pertanyaan saya bagaimana pembuktian anda dan menegaskan keberadaan Antioksidan tersebut?
Pada jurnal yang saudara jadikan referensi disebutkan bahwa pada uji pembuktian keberadaan antosianin dapat dilakukan dengan cara memanaskan sampel dengan hcl selama 2 menit dengan suhu 100°C sementara dari jurnal riset kimia dengan judul 'ekstraksi dan identifikasi senyawa antosianin dari jantung pisang raja' yang saya baca adanya degradasi warna antosianin pada suhu 100°C, sekitar 47,40- 61.97% bagaimana menurut anda kestabilan antosianin pada perbandingan 2 jurnal tersebut?
BalasHapusdari beberapa jurnal yang saya baca, salah satunya yang berjudul "Identifikasi dan Kuantifikasi Antosianin dari Fraksi Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L) dan Pemanfaatannya sebagai Zat Warna Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC)" juga menggunakan suhu 100 derajat celcius pada pengujian antosianinnya. nah menurut saya pengaruh suhu pada uji antosianinnya ini tidak mempengaruhi hasil antosianinnya. senyawa antosianin ini akan tergradasi ketika proses ekstraksi atau proses maserasinya. dari jurnal yg saya sebutkan divideo tersebut mengatakan pada proses Ekstraksi Sampel Sabut Kelapa Hijau, Antosianin stabil pada pH 3-5 dan suhu 50˚C. nah untuk mentabilkan antosianinnya maka dilakukan penambahan 1% senyawa asam (HCL) dan serta dipekatkan dengan rotary evaporator pada suhu 50 °C. kemudian baru bisa dilakukan pengujian Pembuktian Antosianin Secara Kualitatif nya.
Hapus